Sabtu, 21 Desember 2013

Akbar Tandjung Dorong Timwas Dalami Aliran Dana Century

Akbar Tanjung (Liputanwinda/Syafrudin Budiman)
Liputanwinda (Jakarta) - Akbar Tandjung mendorong Tim Pengawas Bail Out Bank Century DPR melakukan pendalaman terkait aliran dana dari kasus Century, setelah keberadaan tim itu diperpanjang hingga 30 September 2014.

"Timwas Century diperpanjang dengan harapan kasus itu bisa selesai, dan yang penting mengenai aliran dana ke beberapa tempat serta orang yang menerimanya," kata Akbar di sela-sela acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia, di Jakarta, Jumat.

Rhoma Capres Belum Final, Itu Cuma Akal-akalan Muhaimin

Liputanwinda (Jakarta) - Adik kandung (alm) Abdurahman Wahid, Salahuddin Wahid menegaskan pencapresan Rhoma Irama tidak semua disetujui dan disepakati para kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurut Gus Solah, sapaan akrabnya, pencapresan raja dangdut itu oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar belum final.

"Itu kan maunya ketum saja dan tidak melalui musyawarah dengan rakyat PKB," tegas Gus Solah, ketika dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Konvensi Rakyat Tetapkan 7 Capres Non-Partai

Para kandidat Konvensi Rakyat. (Ist)
Liputanwinda (Jakarta) - Tujuh orang akhirnya ditetapkan Konvensi Rakyat sebagai calon presiden alternatif non-partai. Sejak ditutup 10 Desember lalu, 25 orang telah mendaftarkan diri dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Ketujuh orang tersebut dipilih atas berbagai pertimbangan, termasuk pengalaman dan kemampuan masing-masing untuk maju sebagai capres," ujar Ketua Konvensi Rakyat, Salahuddin Wahid, saat menggelar Konferensi Pers pengumuman kandidat terpilih Konvensi Rakyat Capres RI 2014 di Oasis Amir Hotel, Jakarta, Kamis (19/12/2013).

PDI Perjuangan Paksakan Duet Mega-Jokowi

Megawati bersama Joko Widodo (Istimewa)
Liputanwinda (Jakarta) - PDI Perjuangan punya banyak skenario untuk Pilpres 2014, namun yang menguat adalah wacana pencapresan Megawati-Joko Widodo (Jokowi). Apa alasan PDIP masih ingin capreskan Megawati dan menjadikan Jokowi hanya sebagai cawapres?

“Karena pertama, pengalaman Bu Mega sebagai ketua umum dan pengalaman sebagai presiden. Dalam situasi bangsa kayak gini, kita perlu [capres] berpengalaman seperti itu, jadi wacana-wacana itu muncul,” kata Bendahara PDIP Olly Dondokambey di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2013).

Kamis, 19 Desember 2013

Laksamana Usulkan Khofifah Dampingi Hatta Rajasa

Khofifah Indar Parawansa bersama Syafrudin Budiman dalam acara silaturrahim politik di Sumenep, Jawa Timur, Juni 2013 lalu. (Liputanwinda/Fauzan Adhima)
Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat Laskar Barisan Amanat Nasional (DPP Laksamana) mengusulkan Khofifah Indar Parawansa menjadi pendamping Hatta Rajasa, Ketua Umum DPP PAN sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2014-2019. Ormas sayap politik PAN ini menilai Khofifah Indar Parawansa adalah sosok yang bersih, reformis dan memiliki dukungan kuat di basis massa.

Pernyataan ini disampaikan Syafrudin Budiman, SIP., Ketua Umum DPP Laksamana saat dihubungi di Surabaya, Selasa (18/12/2013). Pria muda yang juga Caleg DPR RI Dapil I Surabaya - Sidoarjo dari PAN nomer urut 7 ini mengatakan, sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mewakili aspirasi warga Nadliyin se Indonesia dan kaum perempuan Indonesia.

Laskar Barisan Amanat Nasional Turunkan 200.000 Relawan

Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Barisan Amanat Nasional (Laksamana) akan menyiapkan 200.000 relawan untuk memenangkan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2014.

"Setiap relawan bertugas meraih 100 suara di setiap TPS-TPS, agar bisa menyumbang dua juta suara kepada partai. Mereka akan bekerja secara militan dan siang-malam," kata Ketua Umum DPP Laksamana, Syafrudin Budiman, dalam keterangan yang diterima Antara di Surabaya, Minggu.

Khofifah: Baik-Buruk Negara Ada di Tangan Parpol

Khofifah Indar Parawansa dalam seminar politik kebangsaan. (khofifahcenter.com)
Jakarta - Partai Politik (Parpol) memegang peran utama dalam perbaikan nasib bangsa Indonesia ke depan. Pasalnya, negara kini sedang dikapling oleh Parpol-Parpol yang berkuasa lewat menteri yang menduduki kursi di kabinet dan parlemen.

Demikian kesimpulan diskusi refleksi akhir tahun pekan politik kebangsaan hari ke-2 yang digelar International Conference of Islamic Sholars (ICIS) di kantor ICIS Jl Dempo, Matraman Dalam, Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Khofifah Indar Parawansa Cawapres Paling Populer

KH. Salahuddin Wahid (Ketua Konvensi Rakyat), Syafrudin Budiman dan Khofifah Indar Parawansa dalam acara Deklarasi Dukungan Parpol kepada Khofifah Indar Parawansa di Hotel Sultan, Mei 2013 lalu. (Liputanwinda/Nur Khamim)
Sosok Khofifah Indar Parawansa
Saat ini nama Khofifah Indar Parawansa masuk sebagai cawapres 2014 terpopuler, dimana dari semua kandidat calon presiden, baik Aburizal Bakrie, Prabowo Subiabto, Hatta Rajasa dan kandidat lainnya memasukkan namanya sebagai calon pendamping. Bahkan saat ini di dunia maya sudah ada website www.aburizal-khofifah.com dan www.prabowo-khofifah.com, yang tidak diketahui oleh Khofifah sendiri siapa yang membuat.
Dengan pesatnya pembicaraan di media massa menunjukkan Khofifah saat ini adalah kandidat kuat cawapres 2014, sebab dirinya sudah berhasil meraih simpati 6,5 juta rakyat jatim dalam Pilkada Jatim 2013 kemarin. Walau kalah dengan Soekarwo yang diduga curang menggunakan anggaran negara untuk kepentingan kampanye dan adanya penjegalan partai-partai, Khofifah tetap menjadi kandidat kuat. 

Ormas Laksamana Siap Menangkan PAN

Syafrudin Budiman (tengah) foto bersama kader-kader PAN di kantor DPP Laksaman Jl. Bukit Duri Tanjakan 112 Tebet Jakarta Selatan. (Liputanwinda/Simon)
Jakarta - Setelah dipastikan tidak bisa mengikuti Pemilu 2014, Partai Matahari Bangsa (PMB) menitipkan aspirasi suara pendukungnya melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Sebagai implementasi dukungan PMB membentuk organisasi masyarakat bernama Laskar Barisan Amanat Nasional (Laksamana) untuk mempermudah meraih dukungan masyarakat.

Tidak tanggung-tanggung partai besutan angkatan muda muhammadiyah (AMM) ini juga memasukkan caleg-caleg unggulan di DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Diantaranya nama yang sudah masuk DCT PAN, Syafrudin Budiman (Ketua PW PMB Jawa Timur/Ketua Tim Koalisi PMB dengan PAN) untuk Caleg DPR RI Dapil Jatim I nomer urut 7, Delmenita (Ketua Bapilu PP PMB) untuk Caleg Sumatera III nomer urut 9.

Abdul Hafid Awali Karir dari Tukang Parkir Hingga Staf DPR RI

Abdul Hafid (dok pribadi)
Sosok Abdul Hafid

Dari sepuluh nama calon legeslatif (caleg) DPRD Jatim Dapil XI (Madura) dari PDI Perjuangan (4), Abdul Hafid adalah satu-satunya yang berasal dari mantan aktivis mahasiswa 98. Bahkan Abdul Hafid satu-satunya dari 12 partai yang mengajukan caleg-calegnya di Dapil Madura, yang berlatar belakang aktivis 98.

Sebagai pengagum Presiden Soekarno, pria yang biasa disapa Hafid ini memilih terjun kedunia gerakan mahasiswa dengan bendera Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Tepatnya di komisariat GMNI Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya.

Gerakan Sayang Bunda Sosialisasikan Khofifah Cawapres

Khofifah Indar Parawansa (Istimewa)
Jakarta - Organisasi masyarakat Gerakan Sayang Bunda (GSB) menyatakan diri menjadikan organisasi relawan pertama yang mendukung Khofifah Indar Parawansa sebagai Calon Wakil Presiden (cawapres) 2014-2019. GSB merupakan sayap relawan pemenangan mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan/BKKBN era kabinet Persatuan Nasional jaman Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini pada Pilkada Jatim 2013 lalu.

Bahkan GSB sudah menggalang dukungan secara nasional dengan membentuk kepengurusan Koordinator Nasional, Koordinator Wilayah, Koordinator Daerah dan Koordinator Kecamatan. Langkah strategis ini merupakan upaya penggalangan dukungan dan kampanye secara nasional akan sosok figur Khofifah Indar Parawansa.

Kamis, 21 November 2013

Tokoh Muda Pergerakan dan Intelektual

Syafrudin Budiman, SIP., tokoh intelektual dan pergerakan. (Liputanwinda/dok)
Sosok Syafrudin Budiman, SIP
Anak muda ini dikalangan aktifis HAM dan demokrasi, LSM, politisi dan media di Jawa Timur sudah cukup dikenal sebagai sosok muda yang energik dan penuh semangat. Tepat tanggal 1 Mei 2002 yang bertepatan pada hari buruh internasional (May Day). Ia ditangkap oleh polisi saat berdemonstrasi di Jl. Semarang Surabaya. Bersama 6 rekan lainnya ia digiring ke Bubutan, Mapolres Surabaya Utara.

Koran Jawa Pos dan berbagai media lainnya menulis berita itu sebagai headline, dengan judul 7 aktifis mahasiswa ditangkap saat demontrasi di hari buruh. Berkat negoisasi dengan polisi saat itu, tepat Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei, Syafrudin Budiman dan 6 rekannya dilepaskan. Tampak terlihat foto dirinya dipukuli tonngkat oleh polisi, sehingga menyebabkan tangan dan kepalanya memar.

Jumat, 27 Juli 2012

Anita Meriza “Mencintai Budaya Itu Indah”


Anita Meriza tatapan mata fokus kedepan menggambarkan indahnya budaya
Sosok Anita Meriza

Mencintai budaya sama halnya dengan mencintai orang yang kita sayang. Kita tak akan tau betapa indah, betapa kaya, betapa agungnya kebudayaan yang kita punya jika kita tak menyatu dengannya. 

Begitu juga dengan cinta, harus menyatu dulu untuk bisa merasa. Mau seberapa besar kebudayaan kita tergeser oleh modernisasi budaya barat. Ia akan tetap terlihat cantik dan menawan bila kita benar-benar sudah menyatu dengannya,” kata Anita Meriza yang biasa dipanggil Mery.





Anggota Dewan Partai Demokrat Sumenep Minta Konflik Diselesaikan

KH. Kurdi HA, Anggota DPRD Sumenep dari Partai Demokrat (PD)

Sumenep – Anggota DPRD Kabupaten Sumenep KH. A. Kurdi HA., meminta persoalan atau konflik di internal DPC Partai Demokrat (PD) Kab. Sumenep diselesaikan dengan baik-baik. Sekretaris Fraksi Keadilan Demokrasi (FKD) ini menilai persoalan tersebut harusnya diselesaikan di internal saja dan jangan sampai dibawa ke kepolisian.

“Saya pikir persoalan yang terjadi, hanyalah miskomunikasi saja, jangan sampai dibawah keranah hukum. Namanya saja kan Partai Demokrat, jadi selesaikanlah secara demokratis dan melalui musyawarah,” kata KH. A. Kurdi HA, saat ditemui di kantor DPRD Sumenep, Selasa siang (01/05).

Pengurus Demokrat Sumenep (Dimisioner) Dukung Laporan ke Polisi

Achsanul Qosasi (kiri) Ketua Dimisioner dan Abd Azis Salim Syabibi (kanan) Sekretaris Dimisioner DPC Partai Demokrat Kab. Sumenep dalam acara Pengukuhan 27 PAC PD Kab. Sumenep beberapa waktu lalu

Sumenep – Abd Azis Salim Syabibi, Sekretaris DPC Partai Demokrat (PD) Dimisioner Kab. Sumenep, menyatakan, mendukung langkah Yusuf Ismail untuk melaporkan Saudara R. Djoni Tunaidi alias Joni ke kepolisian. Yusuf Ismail, Ketua Panitia Muscab II DPC PD Kab Sumenep melaporkan Joni ke Polres Sumenep, Selasa siang (25/4). Laporan itu menyangkut dugaan pencemaran nama baik dan penggelapan dana.

Ketua Demokrat Terpilih Bantah Tudingan Pencemaran Nama Baik dan Penggelapan

R. Djoni Tunaidi Ketua terpilih berbincang bersama Achmad Iskandar Bendahara DPD PD Jatim dalam acara serap aspirasi di Pamekasan beberapa waktu lalu

Sumenep - R. Djoni Tunaidi alias Joni, Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kab. Sumenep terpilih hasil Muscab II DPC PD membantah tudingan Yusuf Ismail. Terkait dugaan pencemaran nama baik dan penggelapan dana partai. Yusuf Ismail, Ketua Panitia Muscab II DPC PD Kab Sumenep ini melaporkan Joni ke Polres Sumenep, Selasa siang (25/4).

“Semua tuduhan dan tudingan saudara Yusuf Ismail tidak ada dasarnya. Saya tak pernah menyerang pribadi Yusuf Ismail baik publikasi media atau dimanapun. Segala langkah saya hanya dalam rangka menyelamatkan aset dan perbaikan partai kedepan,” ujar Joni saat dihubungi, Selasa sore (25/4) melalui telepon selulernya.

Kamis, 26 Juli 2012

Pengurus Demokrat Sumenep Laporkan Calon Ketua ke Polisi


Yusuf Ismail ditemani Ketua-Ketua PAC PD di Polres Sumenep


Sumenep - Ir. H. Yusuf Ismail, Ketua Panitia Muscab II DPC Partai Demokrat (PD) Kab. Sumenep, melaporkan R. DJoni Tunaidi alias Joni, salah satu calon kandidat ketua DPC PD Sumenep ke pihak kepolisian. Joni diduga telah melakukan difitnah terkait hasil laporan pertanggungjawaban Muscab. Selain itu Joni juga dilaporkan terkait dugaan penggelapan dana partai sebesar 22 juta rupiah.

Hal ini disampaikan Yusuf Ismail, Selasa siang (25/4) saat berada di kantor Polres Sumenep, Jl. Urip Sumoharjo, Pabian, Sumenep.



Kebudayaan Sumenep Perlu Dilestarikan

Rosita Dewi Cintai Budaya dan Tradisi Sumenep

Sosok Rosita Dewi

Objek pariwisata di Kabupaten Sumenep perlu dipertahankan dan dilestarikan sebagai wujud kepedulian terhadap nilai-nilai kebudayaan. Mengingat saat ini sudah banyak objek wisata yang kurang terawat dengan baik. Lain lagi banyaknya peninggalan cagar budaya mulai rusak dan hilang.

Kegundahan ini disampaikan Rosita Dewi, gadis cantik kelahiran Sumenep, 25 Maret 1991. Menurutnya, banyak sekali objek wisata yang rusak dan mulai punah. Hal ini mungkin luput dari perhatian banyak pihak termasuk pemerintah Kab. Sumenep.

Sebagai Guru Muda, Dirinya Harap-Harap Cemas

Tampak Sherly menatap penuh senyum walaupun dinding sekolahnya menggambarkan dirinya yang harap-harap cemas

Sosok Nuris Sarli Asmarani 

Gadis manis ini memiliki nama panjang Nuris sarli Asmarani. Ia biasa dipanggil Sherly oleh murid dan teman-temen guru tempat mengajar di Yayasan Pendidikan Islam Al Ikhlas, Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan. Sebagai mahasiswi yang masih menjalani proses pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di IKIP Boedi Oetomo Malang.

Perempuan kelahiran Bangkalan, 30 Juni 1989 ini juga mengabdikan diri sebagai guru sukarelawan yang terletak di desa pedalaman dengan akses jalannya cukup menantang.

Sabtu, 28 April 2012

Satu “Kartini Cerdas” di Panggung Parlementaria

Siti Fathonah Rachmaniyah Kartini Cerdas di panggung parlementaria

Sosok Siti Fathonah Rachmaniyah, 

Perempuan cantik berjilab ini merupakan satu-satunya “Kartini Muda dan Cerdas” yang tampil di pentas panggung palementeria. Ia merupakan satu perempuan diantara 45 anggota DPRD Kab. Bangkalan periode 2009-2014. Ia tak pernah merasa minder bergaul dan berjuang bersama komunitas kaum hawa.

“Bagi saya yang terpenting sebagai perempuan, kita harus mampu menujukkan karakter dan jati dirinya. Jangan pernah terombang-ambing oleh situasi dan keadaan,” kata Siti yang biasa dipanggil oleh keluarga dan teman-temannya.